Berita

Ayah Dipenjara & Ibu Menikah Lagi, Bocah 4 Tahun Asal Sumedang Terpaksa Memulung di Jakarta

Muhammad Fatich Nur Fadli 13 Maret 2026 | 16:06:35

Zona MahasiswaSobat Zona, sungguh mengiris hati melihat anak-anak yang seharusnya sibuk bermain dan belajar, justru harus memikul beban hidup orang dewasa. Di saat anak usia 4 tahun lainnya sedang asyik menonton kartun atau bermain game, seorang bocah laki-laki berinisial F harus memulung botol bekas di kerasnya jalanan Ibu Kota.

Kisah pilu F belakangan ini viral dan menguras air mata netizen. Ia tertangkap kamera sedang mengais rezeki di kawasan industri Pulo Gadung, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Di balik tubuh mungilnya, tersimpan kisah keluarga yang retak dan memaksa F turun ke jalan. Mari kita simak kisah selengkapnya.

Baca juga: Guru Besar UIN Palopo Diduga Cabuli Mahasiswi Saat Pingsan, Kampus Gercep Nonaktifkan!

Keluarga Retak: Ayah di Balik Jeruji, Ibu Menikah Lagi

F tidak memulung sendirian. Di Jakarta, ia hidup di sebuah lapak pemulung bersama neneknya dan adiknya yang masih berusia 3 tahun (berinisial N).

Lalu, ke mana kedua orang tua F? Fakta menyedihkan terungkap:

  • Sang Ayah saat ini sedang mendekam di sel tahanan dan menjalani proses hukum di Polres Bekasi.
  • Sang Ibu (SS) diketahui telah menikah lagi dan memilih tinggal bersama keluarga barunya di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Akibat perpisahan dan kondisi ekonomi yang hancur, F dan adiknya terpaksa ikut sang nenek yang bekerja sebagai pemulung di Jakarta. F yang masih balita pun mau tak mau ikut merasakan panasnya aspal dan debu jalanan demi sesuap nasi.

Polisi Turun Tangan: Negara Hadir untuk F

Viralnya video F memulung rupanya sampai ke layar smartphone aparat penegak hukum. Hati nurani Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, seketika terketuk.

Pada Kamis (12/3/2026), Kombes Alfian bersama Wakapolres langsung turun gunung blusukan ke lapak pemulung tempat F tinggal. Kedatangan aparat kepolisian ini bukan untuk melakukan razia, melainkan membawa kehangatan, makanan ringan, dan solusi nyata.

"Kami hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari negara yang berkewajiban memastikan setiap anak mendapatkan perlindungan dan masa depan yang layak," tegas Kombes Alfian, Jumat (13/3/2026).

Akhir Bahagia? Dikembalikan ke Pelukan Ibu di Sumedang

Sobat Zona, Polri dan Dinas Sosial tidak sekadar memberi bantuan lalu pergi. Mereka mencari akar masalahnya.

Kapolres langsung melakukan video call dengan SS, ibu kandung F di Sumedang. Dalam percakapan haru tersebut, sang ibu menyatakan bersedia untuk kembali mengasuh kedua buah hatinya.

Setelah melalui proses administrasi dan penandatanganan berita acara bersama Dinas Sosial Kecamatan Cakung, pada sore harinya, F dan adiknya N akhirnya diantar langsung pulang ke Sumedang menggunakan kendaraan dinas kepolisian!

Pengawasan Lanjutan: Yang patut diacungi jempol, proses ini tidak berhenti di pengantaran saja.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kapolres Sumedang serta Dinas Sosial setempat untuk memastikan kedua anak ini mendapatkan pendampingan setelah kembali ke lingkungan keluarganya," tambah Kombes Alfian.

Negara benar-benar memastikan bahwa F tidak akan kembali ke jalanan.

 

Baca juga: Mahasiswa Itera Lampung Diam-diam Rekam Teman Cewek Tanpa Busana: "Sehari Bisa Dua Kali", Pelaku Diinterogasi Warga!

Share:
Tautan berhasil tersalin

Komentar

0

0/150