Zona Mahasiswa - Sobat Zona, siapa nih yang sering banget motoran pulang kuliah atau kerja dalam keadaan ngantuk berat? Hati-hati, fenomena microsleep alias tertidur sepersekian detik saat berkendara itu bahayanya bukan main, dan kerap menjadi "pembunuh senyap" penyebab kecelakaan fatal di jalan raya.
Berangkat dari keresahan tersebut, sekumpulan mahasiswa genius dari Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil menciptakan inovasi brilian: SADAR Helmet. Helm pintar "anti-ngantuk" ini sukses membawa mereka meraih Juara 2 Nasional di ajang Smart Safety Competition (SASECOM) 2026 yang digelar oleh OSH Forum Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro (FKM Undip).
Baca juga: Memalukan! Ilmuwan Gadungan Asal Indonesia Ketahuan Palsukan Riset Pakai AI di Konferensi Dunia
Kira-kira sekeren apa sih cara kerja helm ini? Yuk, kita bedah!
Kenalan dengan Tim iConic ITB
Otak di balik helm canggih ini adalah Tim iConic, yang terdiri dari tiga mahasiswa prodi Teknik Industri ITB angkatan 2023: Mahesya Friemay Romadhoni, Muhammad Yasser Saputro, dan Rizky Miftah Alfiah.
Mereka berhasil menyingkirkan 80 finalis lainnya dalam kategori Lomba Karya Tulis Ilmiah. Inovasi mereka dipuji karena tidak hanya revolusioner, tapi juga sangat relevan untuk menjawab tingginya angka kecelakaan lalu lintas kendaraan roda dua di Indonesia.
Cara Kerja SADAR Helmet: Preventif, Bukan Reaktif!
Kalau fitur keselamatan berkendara selama ini biasanya baru berfungsi setelah kecelakaan terjadi (reaktif), SADAR Helmet justru dirancang untuk mencegah kecelakaan dari awal (preventif).
Helm ini dibekali teknologi cerdas berbasis Internet of Things (IoT) dengan kombinasi multisensor canggih:
- Sensor PPG: Membaca detak jantung dan Heart Rate Variability (HRV) untuk mendeteksi kondisi fisiologis.
- Akselerometer & Giroskop: Mendeteksi pola gerakan kepala pengendara (misalnya saat kepala mulai "manggut-manggut" tanpa sadar).
Menggunakan sistem machine learning, helm ini bisa langsung mendeteksi kondisi pra-microsleep secara real-time. Kalau sistem membaca sang pengendara terindikasi ngantuk, helm bakal langsung memberikan peringatan lewat getaran, suara, dan notifikasi digital biar pengendaranya melek lagi!
Praktis dan Ramah Kantong Mahasiswa
Keunggulan lain yang bikin inovasi ini layak dapat standing ovation adalah kepraktisannya. Perangkat SADAR Helmet ini didesain agar bisa dipasang secara retrofit (ditempel/dimodifikasi) ke helm standar SNI biasa tanpa perlu merusak atau mengubah struktur asli helm.
Selain itu, karena menggunakan sensor gerak dan detak jantung, biaya produksi dan implementasinya diklaim jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan sistem keamanan yang menggunakan kamera pemantau wajah atau sensor gelombang otak (EEG).
Berawal dari Tugas Kuliah, Berharap Diproduksi Massal
Menariknya, ide inovasi ini lahir setelah mereka melakukan brainstorming berhari-hari untuk memenuhi mata kuliah Pengembangan Produk dan Bisnis, yang kemudian dikombinasikan dengan ilmu Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) khas anak Teknik Industri.
Meski harus membagi waktu di sela-sela padatnya jadwal akademik yang menyiksa, mereka sukses merancang prototipe (lewat SolidWorks & AutoCAD) dan menyusun pitch deck yang meyakinkan para juri.
Ke depannya, Tim iConic bermimpi mengembangkan SADAR Helmet agar bisa terintegrasi dengan aplikasi mobile, pelacakan GPS, pemantauan berbasis cloud, dan analisis kecerdasan buatan (AI). Mereka sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan industri helm atau pemerintah agar alat ini bisa diproduksi massal dan menyelamatkan banyak nyawa di jalanan.
Safety First, Innovation Next!
Sobat Zona, prestasi dari teman-teman ITB ini mengingatkan kita bahwa inovasi terbaik sering kali lahir dari empati terhadap permasalahan nyata yang ada di masyarakat. Karya ilmiah itu nggak melulu soal teori rumit yang cuma nongkrong di perpustakaan, tapi tentang bagaimana ilmu kita bisa bermanfaat buat keselamatan orang lain.
Mari kita doakan agar SADAR Helmet segera dilirik investor dan diproduksi secara massal! Respect setinggi-tingginya buat Tim iConic ITB!
Baca juga: Gacor! Setelah Dibuatkan Lagu Kanda Bahlil Ciduk 7 Tambang Ilegal yang Bikin Rugi Negara 857 M
Komentar
0

