Zona Mahasiswa - Sobat Zona, pepatah "cinta ditolak dukun bertindak" sepertinya sudah nggak relevan lagi di tahun 2026. Sekarang jamannya "cinta dikhianati, pisau berbicara". Ngeri banget!
Drama percintaan mahasiswa di Kota Pahlawan, Surabaya, baru saja berakhir berdarah. Seorang mahasiswi berinisial A (21) nekat menganiaya hingga menusuk pacarnya sendiri, Z (21), di sebuah kosan kawasan Ketintang.
Alasannya klise tapi menyakitkan: Selingkuh. Si cewek gelap mata setelah mendapati bukti chat mesra dan pengakuan langsung dari si cowok kalau dia habis jalan sama wanita lain. Akibatnya, Z kini terbaring di rumah sakit, sementara A harus mendekam di balik jeruji besi.
Gimana kronologi lengkap aksi "main hakim sendiri" ala serial psychothriller ini? Yuk, simak liputannya!
Baca juga: Viral! 2 Pria Nekat Masturbasi di TransJakarta Rute 1A, Korban Kira Tetesan Air AC Ternyata...
Mode FBI Aktif, Berujung Emosi
Kapolsek Gayungan, Kompol Edo Damara Yudha, membeberkan detail peristiwa yang terjadi pada Senin malam (26/1/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Ketintang PTT, Kecamatan Gayungan.
Ceritanya bermula saat A (pelaku) mendatangi tempat tinggal Z (korban). Niat hati ingin ketemu pacar, eh si doi malah nggak ada di tempat. A pun menunggu dengan sabar (atau mungkin sudah dengan feeling nggak enak).
Begitu Z pulang, drama dimulai. A langsung menginterogasi Z layaknya detektif. HP korban diambil paksa, dan A mulai mengecek isinya.
"HP-nya korban diambil sama pelaku (A), kemudian diinterogasi dan akhirnya ditemukan chat," jelas Kompol Edo, Rabu (28/1/2026).
Isi chat itu menjadi bukti tak terbantahkan. Tak bisa mengelak lagi, Z akhirnya mengaku dosa.
"Korban mengaku bahwasanya habis jalan dengan teman wanita. Dan setelah itu dari pelaku langsung emosi," tambah Edo.
Pengakuan Z ini ibarat bensin yang disiramkan ke api cemburu A. Meledaklah emosi sang mahasiswi.
Brutal! Pukul Kepala hingga Robek Lengan
Emosi yang tak terbendung membuat A kehilangan akal sehat. Cekcok mulut berubah menjadi aksi fisik yang brutal.
Menurut polisi, A tidak hanya memukul Z dengan tangan kosong atau benda tumpul, tapi juga meraih Senjata Tajam (Sajam) berupa pisau.
Akibat amukan sang pacar, Z mengalami luka-luka yang cukup serius:
- Luka Benda Tumpul: Bagian kepala korban mengalami memar akibat pukulan bertubi-tubi.
- Luka Tusuk/Sayat: Lengan kiri atas korban robek terkena sabetan pisau sepanjang 5 cm.
"Korban itu ada luka benda tumpul di kepala. Kemudian ada luka akibat pisau di lengan kiri atas," ungkap Edo.
Malam itu, kosan di Ketintang berubah jadi TKP berdarah. Korban yang kesakitan akhirnya dievakuasi ke RS Bhakti Rahayu Surabaya untuk mendapatkan perawatan intensif.
Cinta Hilang, Penjara Menjelang
Setelah kejadian, polisi dari Polsek Gayungan langsung bergerak cepat mengamankan pelaku. Kini, mahasiswi A harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di Mako Polsek Gayungan.
Nasi sudah menjadi bubur. Hubungan asmara kandas, pacar masuk rumah sakit, dan masa depan A kini terancam hancur karena status tersangka penganiayaan.
Penyidik masih mendalami kasus ini, namun motif utamanya sudah jelas: Sakit Hati Asmara.
Red Flag & Manajemen Emosi
Sobat Zona, kasus di Surabaya ini jadi pelajaran mahal buat kita semua yang sedang menjalin hubungan asmara di bangku kuliah.
1. Selingkuh itu "Sampah", Tapi Kekerasan itu "Kriminal": Kita sepakat, selingkuh itu menyakitkan dan merusak mental pasangan. Z jelas salah karena mengkhianati komitmen. TAPI, membalas pengkhianatan dengan tusukan pisau itu BIG NO. Ketika kamu melakukan kekerasan, posisi kamu berubah dari "Korban Perselingkuhan" menjadi "Pelaku Kriminal". Simpati orang hilang, masa depanmu melayang.
2. Bahaya Toxic Relationship: Mengecek HP pasangan secara paksa, menginterogasi berlebihan, dan reaksi fisik saat marah adalah tanda-tanda hubungan yang sangat toxic. Kalau sudah begini, putus adalah jalan terbaik, bukan berantem fisik.
3. Kendalikan Emosi: Saat emosi memuncak, otak rasional kita sering mati suri (Amigdala Hijack). Kalau kalian ada di posisi A (memergoki pacar selingkuh), hal terbaik yang bisa dilakukan adalah: Tarik napas, pergi dari lokasi, blokir nomornya, dan nangis di kamar atau curhat ke bestie. Jangan ambil pisau!
Pesan Buat Pejuang Cinta Kampus
Buat kalian yang lagi pacaran, please jaga komitmen. Kalau bosen atau mau sama orang lain, putusin dulu pacar kalian baik-baik. Jangan main belakang. Sakitnya dikhianati itu bisa bikin orang nekat melakukan hal gila seperti kasus ini.
Dan buat kalian yang diselingkuhi: Kalian berharga. Jangan kotori tangan kalian demi orang yang nggak tahu diri. Biarkan karma yang bekerja, jangan kalian yang jadi eksekutornya sampai masuk penjara.
Gimana pendapat kalian, Sobat Zona?
Baca juga: Dokter PPDS Unsri Diperas Senior Buat Clubbing & Skincare, Korban Depresi Sampai Mau Akhiri Hidup!
Komentar
0

