Berita

Gokil! 4 Siswa SMK Asal Lampung Sukses 'Bobol' Situs NASA, Bukti Anak Indonesia Bisa Mendunia

Muhammad Fatich Nur Fadli 12 Maret 2026 | 15:59:44

Zona MahasiswaSobat Zona, kalau kalian dengar kata "Hacker", mungkin yang terlintas di pikiran adalah adegan film aksi di mana seseorang pakai hoodie hitam di ruangan gelap. Tapi kali ini, peretasnya bukan dari Hollywood, melainkan 4 siswa SMK dari Lampung Barat!

Prestasi mindblowing baru saja ditorehkan oleh Farel Sapero, Ridho Julianto, Riski Permana, dan Naura Ghifari Azhar. Keempat siswa asal SMKN 1 Liwa ini berhasil menemukan celah keamanan di situs lembaga antariksa paling bergengsi di dunia, NASA (National Aeronautics and Space Administration) milik Amerika Serikat.

Baca juga: Guru Besar UIN Palopo Diduga Cabuli Mahasiswi Saat Pingsan, Kampus Gercep Nonaktifkan!

Gimana ceritanya anak SMK bisa sampai mengacak-acak sistem NASA? Yuk, kita bedah kejeniusan mereka!

Bukan Kriminal, Tapi 'Bug Bounty Hunter' Legal!

Eits, jangan salah sangka dulu. Mereka meretas bukan untuk mencuri data atau berbuat jahat, ya! Keempat siswa jenius ini mengikuti program Bug Bounty resmi yang diselenggarakan oleh NASA melalui platform keamanan siber global, Bugcrowd.

Buat kalian yang belum tahu, Bug Bounty adalah sayembara legal di mana perusahaan raksasa mengundang para peneliti keamanan siber (White Hat Hacker) dari seluruh dunia untuk mencari celah atau bug di sistem mereka. Kalau ketemu, celah itu dilaporkan supaya bisa diperbaiki sebelum diserang oleh hacker jahat.

Taktik Jitu: Memanfaatkan 'Link Mati'

Gimana cara anak-anak SMKN 1 Liwa ini menemukan celah di situs sekelas NASA? Ternyata, kuncinya ada pada ketelitian dan logika analisis yang tajam.

Mereka menelusuri ribuan sumber informasi, dokumen, dan file digital publik yang ada di laman web NASA. Fokus mereka adalah mencari tautan (link) media sosial yang terhubung ke situs tersebut.

"Kadang ada tautan media sosial yang sudah tidak aktif. Dari situ kami bisa melakukan analisis dan menemukan celah sehingga ketika orang mengakses tautan tersebut, justru mengarah ke akun yang kami kelola," jelas Naura, Rabu (11/3/2026).

Dalam dunia cyber security, teknik ini sering disebut dengan Broken Link Hijacking. Sederhananya, mereka berhasil mengambil alih tautan mati milik NASA dan membelokkannya ke tempat lain. Jenius, kan?

Apresiasi Langsung dari Gubernur Lampung

Prestasi tingkat dunia ini langsung sampai ke telinga Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal. Pada Senin (9/3/2026), sang Gubernur mengundang dan berdialog langsung dengan keempat siswa tersebut.

Mirza mengaku sangat kagum dengan kemampuan logika dan ketekunan mereka. Ia menegaskan bahwa prestasi ini mematahkan stigma kalau orang hebat di bidang teknologi cuma bisa lahir dari kota metropolitan.

"Ini menunjukkan bahwa untuk menjadi hebat di bidang teknologi tidak harus tinggal di kota besar. Ini soal logika, ketekunan, dan kemauan belajar," puji Gubernur Mirza.

Dapat 'Lampu Hijau' Menuju Poltek SSN

Sobat Zona, mimpi keempat pahlawan siber ini rupanya tidak berhenti di NASA. Mereka punya cita-cita besar untuk melanjutkan pendidikan di jalur keamanan siber, salah satunya dengan masuk ke Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN).

Mendengar hal itu, Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan siap pasang badan! Gubernur berjanji akan memberikan dukungan penuh, termasuk memberikan rekomendasi pendidikan khusus agar mereka bisa lolos dan mengembangkan bakat cyber security-nya di sana.

"Kejar terus mimpinya. Nanti kalau sudah sukses, jangan lupa kembali dan membantu membangun Provinsi Lampung," pesan Mirza di akhir pertemuan.

Kisah Farel, Ridho, Riski, dan Naura ini adalah bukti nyata bahwa fasilitas yang terbatas atau lokasi yang jauh dari pusat ibu kota bukanlah alasan untuk berhenti berkarya. Selama ada internet, kemauan belajar skill baru (seperti coding atau cyber security), dunia ada di genggaman kalian!

Baca juga: Mahasiswa Itera Lampung Diam-diam Rekam Teman Cewek Tanpa Busana: "Sehari Bisa Dua Kali", Pelaku Diinterogasi Warga!

Share:
Tautan berhasil tersalin

Komentar

0

0/150