Berita

Maba UINSA Surabaya Dikeroyok Senior, Gegara Kibarkan Bendera Organisasi

Nisrina Salsabila 05 September 2022 | 09:21:16

zonamahasiswa.id - Kejadian mahasiswa baru dipukuli senior kembali terjadi. Kali ini, tiga mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya diduga menjadi korban pengeroyokan oleh oknum panitia Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2022.

Baca Juga: Mahasiswa Ini Bawa Gadis Difabel ke Hutan, Sebelum Lakukan Rudapaksa

Kronologi Kejadian

Melansir Kompas, ketiga korban yaitu bernama Muhammad Maulana, Agung Lakson, dan Multazam. Ketiganya dilaporkan mengalami luka di bagian kepala hingga badan akibat luka tusuk.

Salah satu korban, Maulana menjelaskan peristiwa pengeroyokan tersebut terjadi pada Kamis sekitar pukul 17.15 WIB di lingkungan kampus (1/9). Ketika kejadian, ketiga korban tengah mengibarkan berdera dari organisasi eksternal (ormek).

Maulana mengungkap dari situlah, mereka didatangi oknum panitia PBAK yang menanyakan perihal izin pengibaran bendera eksternal. Sebab, kesepakatan awal hanya boleh mengibarkan atribut milik UINSA dan fakultas saja.

"Kami tanya balik, 'Bagaimana prosedur izin pengibaran bendera?' Minta contohnya'. Senat mahasiswa tadi tidak dapat memberikan jawaban solutif. 'Tanyakan saja kepada atasan. Kami jawab 'Atasan siapa?'. Dia balas, ya senat mahasiswa lah," jelasnya (5/9).

Setelah itu, oknum panitia tersebut sempat memberikan peringatan kepada ketiga mahasiswa apabila terjadi sesuatu pihaknya tidak akan bertanggung jawab. Usai memberikan ancaman, oknum panitia itu kemudian pergi meninggalkan para mahasiswa baru.

"Selang beberapa menit datang sekitar 20 orang panitia PBAK, Senat, dan Dewan Eksekutif Mahasiswa menanyakan perihal izin kepada kami. Kami balas seperti ucapan diatas perihal prosedur. Mereka tidak bisa membuktikan. Mereka langsung memukul dan keributan terjadi," tuturnya.

Lebih lanjut, dugaan pengeroyokan tersebut terhenti setelah pihak keamanan kampus datang. Maulana menyebut ia dan rekan-rekannya mengalami luka tusuk hingga bengkak akibat dikeroyok oknum panitia PBAK.

"Tidak terasa kepala saya bagian belakang berdarah dan ada luka tusuk di badan. Teman saya, Aden luka dalam akibat diinjak dan dipukul. Sedangkan Multazam luka bengkak akibat dipukul. Yang paling parah adalah saya dan Mas Aden," sambungnya.

Disisi lain, Kanit Reskrim Polsek Wonocolo AKP Ristitanto menuturkan korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Sementara, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap salah satu korban.

"Sementara masih kita lakukan pemeriksaan satu korban, karena ada tiga korban pemukulan. Sedang kita proses," tuturnya.

Terpisah, Koordinator Bidang Kerja Sama, Kelembagaan, dan Humas UINSA, Ahmad Firdausi membenarkan kejadian tersebut berawal ketika tiga mahasiswa yang bukan merupakan panitia kedapatan mengibarkan bendera organisasi eksternal.

"Kesepakatannya saat pelaksanaan kegiatan PBAK hanya boleh memakai atribut UINSA dan fakultas," imbuh Firdaus.

Kejadian kesalahpahaman hingga pengeroyokan tersebut terjadi di gedung Twin Tower UINSA sekitar pukul 17.15 WIB. Ketiga mahasiswa itu akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonocolo.

"Kesalahpahaman itu dipicu karena adanya kegiatan yang berlangsung dari pagi sampai menjelang malam. Sama-sama lelah, jiwa muda, terjadilah kejadian yang memprihatinkan kami semua. Sampai terjadi saling lapor," tegasnya.

Atas kejadian ini, pihak kampus melakukan upaya mediasi kepada kedua belah pihak dan mengatakan masalah tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Difasilitasi oleh dekanat dan rektorat. Kami mediasi, kami pertemukan, diajak ngomong baik-baik sudah selesai. Saling memaafkan. Itu kan kesalahpahaman saja," pungkasnya.

Maba UINSA Surabaya Dikeroyok Senior, Gegara Kibarkan Bendera Organisasi

Itulah ulasan mengenai tiga mahasiswa baru UINSA Surabaya yang melaporkan seniornya sekaligus oknum panitia ospek, gegara dikeroyok hingga mengalami luka serius.

Semoga ulasan ini bermanfaat bagi Sobat Zona. Jangan lupa untuk terus mengikuti berita seputar mahasiswa dan dunia perkuliahan, serta aktifkan selalu notifikasinya.

Baca Juga: Viral Panitia Ospek Bentak Mahasiswa Baru hingga Tuai Kecaman Warganet

Share:
Tautan berhasil tersalin

Komentar

0

0/150