Berita

Lulus S2 London Pakai Beasiswa LPDP, Wanita Ini Lebih Memilih Menjadi Guru SD di Tanah Air

Muhammad Fatich Nur Fadli 18 Juni 2024 | 18:24:07

Zona Mahasiswa - Jika sebagian orang berfikir menjadi guru sekolah dasar adalah hal yang mudah, Galih Sulistyaningra memberikan pandangan berbeda. Dia percaya ada makna pendidikan dasar di dalamnya. 

Baca juga: Mahasiswi di Makassar Histeris usai Dibegal: Capek Menyusun Skripsiku Kakak, kalau HP Nggak Papa

Bu Galih, panggilan anak-anak padanya, adalah seorang wanita yang saat ini tengah bertugas di salah satu sekolah dasar negeri di Jakarta. 

Penampilannya tidak banyak berbeda dari guru muda kebanyakan. Namun di baliknya, Galih adalah lulusan UCL Inggris.

Galih bisa saja memilih sekolah internasional yang siap membayarnya tinggi, namun ia malah memilih bekerja di sebuah sekolah dasar negeri.

Bukan tanpa alasan, Galih ingin menyetarakan ketimpangan pendidikan di Indonesia. Ia berprinsip, kualitas sekolah tak hanya dipengaruhi oleh mewahnya sarana dan prasarana, tetapi juga kompetensi pendidik di dalamnya.

Melalui akun TikTok-nya, @galihtyanr, Galih membagikan video yang menunjukkan aktivitas sehari-harinya sebagai seorang guru. Dalam video singkat yang telah ditonton sebanyak 362 ribu kali hingga Selasa, 18 Juni 2024, dia menuliskan, "Lulusan Beasiswa LPDP S2 London pulang ngapain?".

Dengan bangga dan tanpa rasa malu, ia mengungkapkan bahwa kini dirinya menjadi Guru SD Negeri dan mengajarkan berbagai materi penting. Materi yang dia ajarkan pun tidak sembarangan, di antaranya:

  • Pencegahan kekerasan seksual.
  • Prinsip Sains.
  • Teknologi, Teknik, Seni, dan Matematika (STEAM).
  • Kesetaraan gender, empati, nilai, dan kemanusiaan.
  • Galih juga menekankan bahwa meskipun dirinya adalah penganut agama Katolik, sementara mayoritas muridnya beragama Islam, hal ini tidak menjadi penghalang baginya untuk mengajak para murid buka puasa bersama.

Selain aktif di dalam kelas, lulusan University College London tersebut juga kerap mewakili guru SD negeri dalam berbagai kesempatan seperti talk show dan seminar.

Lulusan LPDP S2 London Jadi Guru SD Negeri? Kenapa Tidak!

Dalam keterangan unggahannya, Galih berkisah bahwa menjadi guru SD Negeri bukanlah rencana awal.

"Karena S1 aku Pendidikan Guru SD, maka aku kembali dan menjadi guru SD. Padahal, kalau mau jujur, bukan itu rencana awalnya," tulis Galih dalam keterangan video dikutip Health Liputan6.com.

"Tapi ternyata memang aku butuh menjadi Guru SD Negeri terlebih dahulu untuk paham konteks dan masalah akar rumput. Dan tanpa sadar memberi pengaruh untuk teman-teman lain," tambahnya.

Meski bukan rencana awal, tapi ketika Galih mengingat kembali, ternyata ini adalah jalan baginya untuk mewujudkan apa yang dipresentasikan saat wawancara LPDP.

"Setelah ku ingat kembali, ternyata ini jalanku mewujudkan apa yang ku presentasikan saat wawancara dengan panelis LPDP: mengintegrasikan pembelajaran kontekstual dan bermakna di sekolah-sekolah negeri," katanya.

Upaya Galih Wujudkan Misi dengan Menjadi Guru SD Negeri

Alih-alih menjadi pembuat atau pemangku kebijakan, menjadi guru SD negeri ternyata telah membuat Galih Sulistyaningra mewujudkan misinya seperti yang dirangkai saat mendaftar LPDP.

"Siapa sangka ternyata tercapai dengan menjadi guru SD negeri itu sendiri, bukannya pembuat atau pemangku kebijakan, atau NGO. Tapi malah aktor utama dan garda paling depan, penentu kualitas pembelajaran. Hidup memang lucu terkadang," ujarnya.

Galih menceritakan bahwa dirinya kembali ke Tanah Air pada tahun 2019 dan langsung mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk formasi S1 guru SD, atas dorongan kuat dari orang tuanya yang juga seorang guru.

Bagi orang tuanya, menjadi abdi negara adalah lambang kesuksesan.

"Walau itu artinya mengikhlaskan dan mengarsipkan dulu ijazah S2-ku, serta merelakan pendapatan yang menurun jauh dari yang sebelumnya kuterima. Namun, orientasiku saat masih lajang kala itu tentu berbeda dengan kini yang menjadi ibu," tambahnya.

Lulus S2 London Pakai Beasiswa LPDP, Wanita Ini Lebih Memilih Menjadi Guru SD di Tanah Air

Itulah ulasan mengenai Galih Sulistyaningra wanita yang lebih memilih menjadi guru SD di tanah air padahal Lulusan S2 London.

Semoga ulasan ini bermanfaat bagi Sobat Zona. Jangan lupa untuk terus mengikuti berita seputar mahasiswa dan dunia perkuliahan, serta aktifkan selalu notifikasinya.

Baca juga: Bahkan Bikin Elon Musk Takjub! Murid SD Asal Papua Ini Jadi Dosen Cilik Ajar Kalkulus

Share:
Tautan berhasil tersalin

Komentar

0

0/150