Zona Mahasiswa - Sekelompok mahasiswa Ohio State University pernah mengalami kejadian tak biasa di rumah kontrakan mereka. Suara misterius, lampu yang menyala sendiri, hingga sejumlah laci yang terbuka membuat sebagian penghuni mengira rumah tersebut berhantu.
Namun, setelah diperiksa, penyebabnya bukan makhluk gaib. Seorang pria bernama “Jeremy” ternyata diam-diam tinggal di sebuah kamar di ruang bawah tanah atau basement tanpa sepengetahuan para mahasiswa.
Peristiwa yang terjadi di Columbus, Ohio, Amerika Serikat, pada 2013 tersebut pertama kali diberitakan media mahasiswa Ohio State, The Lantern, sebelum kemudian diangkat ABC News.
Bermula dari Listrik yang Sering Padam
Sepuluh mahasiswa menempati lantai dua dan tiga rumah di 13th Avenue itu dalam satu perjanjian sewa. Sementara itu, lantai pertama disewa oleh lima penghuni lainnya.
Kelompok mahasiswa tersebut mulai menempati rumah pada 5 Agustus 2013. Tidak lama kemudian, mereka menemukan beberapa masalah pada bangunan, salah satunya aliran listrik di lantai tiga yang sering terputus.
Setiap kali listrik padam, salah seorang penghuni harus turun ke basement untuk menyalakan kembali pemutus arus.
Ketika berada di bawah, seorang mahasiswa bernama Brett Mugglin beberapa kali mendengar suara dari balik sebuah pintu yang selalu terkunci. Para penghuni awalnya mengira pintu itu hanya mengarah ke ruang utilitas.
Sempat Bertemu Pria Misterius
Pada suatu kesempatan, Brett bertemu dengan seorang pria di area basement. Ketika ditanya apakah tinggal di rumah tersebut, pria itu hanya memperkenalkan dirinya sebagai Jeremy.
Ia tidak menjawab pertanyaan lainnya dan kemudian meninggalkan rumah.
Pertemuan itu terasa janggal, tetapi Brett dan teman-temannya belum mengetahui hubungan Jeremy dengan rumah yang mereka tempati.
Seiring berjalannya waktu, mereka mulai menemukan sejumlah kejadian aneh. Laci di dapur dan kamar mandi terkadang dibiarkan terbuka, lampu yang sebelumnya dimatikan kembali menyala, dan suara dari basement terus terdengar.
Kejadian tersebut membuat beberapa penghuni sempat bercanda sekaligus curiga bahwa rumah mereka mungkin berhantu.
Kamar Ditemukan di Balik Pintu Terkunci
Para mahasiswa kemudian memeriksa seluruh bagian rumah. Karena tetap tidak dapat membuka pintu basement yang terkunci, mereka menghubungi pengelola properti dan kepolisian.
Setelah pintu tersebut dibuka, mereka menemukan sebuah kamar yang layak dihuni. Di dalamnya terdapat televisi, pakaian, buku, foto berbingkai, dan berbagai barang pribadi.
Foto yang ditemukan di dalam kamar membuat mahasiswa menyadari bahwa penghuninya adalah pria yang sebelumnya ditemui Brett.
Jeremy ternyata telah menggunakan ruangan tersebut sebagai tempat tinggal selama beberapa waktu tanpa diketahui para penyewa resmi.
Diduga Masuk Menggunakan Kunci Lama
Menurut keterangan para mahasiswa kepada The Lantern, sepupu Jeremy pernah tinggal di rumah tersebut pada tahun sebelumnya. Mereka menduga hubungan itulah yang membuat Jeremy dapat memperoleh akses masuk.
Para penghuni juga mengeluhkan kunci rumah yang disebut belum diganti sejak penyewa sebelumnya. Jeremy dilaporkan menggunakan pintu samping untuk masuk langsung ke area basement sehingga jarang terlihat oleh penghuni lain.
Para mahasiswa merasa situasi tersebut berbahaya karena seseorang yang tidak tercantum dalam perjanjian sewa dapat mengakses rumah dan barang-barang mereka. Sejumlah kamar tidur bahkan disebut tidak memiliki kunci tersendiri.
Meski teman-teman mahasiswa menggambarkan Jeremy sebagai pribadi yang cukup ramah, mereka menegaskan bahwa ia tetap tidak berhak tinggal di sana tanpa izin.
Jeremy Pindah dan Seluruh Kunci Diganti
Setelah kamar itu ditemukan, para mahasiswa meninggalkan pesan agar Jeremy menghubungi mereka. Ia kemudian mengeluarkan barang-barangnya dan meninggalkan rumah.
NorthSteppe Realty selaku perusahaan pengelola segera mengganti seluruh kunci. Namun, tindakan tersebut dinilai belum cukup oleh para penyewa.
Mark Hartman, salah seorang mahasiswa yang tinggal di sana, mempertimbangkan langkah hukum dan berkonsultasi dengan layanan bantuan hukum mahasiswa. Mereka juga mengharapkan pengurangan biaya sewa sebagai kompensasi atas masalah keamanan tersebut.
NorthSteppe Realty tidak memberikan tanggapan ketika dimintai komentar oleh ABC News maupun The Lantern pada waktu pemberitaan.
Hartman mengatakan pengelola mulai memperbaiki sejumlah masalah rumah setelah keberadaan penghuni tambahan itu terbongkar.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa penyewa perlu memastikan seluruh akses, kondisi kunci, dan ruangan dalam properti telah diperiksa sebelum mulai menempati rumah kontrakan.
Sobat Zona, kalau tinggal di kontrakan ramai, kalian yakin sudah mengenal semua penghuni dan orang yang memegang kunci rumah?
Baca juga: Viral! MWCNU Kasembon Larang Mahasiswa KKN UMM Ikut Kegiatan Keagamaan Warga NU
Komentar
0

