Zona Mahasiswa - Sobat Zona, patah hati karena diputusin pacar memang sakit, tapi masa iya pelampiasannya harus bertindak layaknya hitman alias pembunuh bayaran?
Sebuah insiden mengerikan dan bikin speechless baru saja terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur. z Gila bener! Mari kita bedah kronologi kasus yang sukses bikin publik geleng-geleng kepala ini.
Baca juga: Memanfaatkan Momentum Malam Jumat Kliwon, Mahasiswa UGM Gelar Aksi Teatrikal Santet Prabowo Gibran
Tragedi Berdarah Pulang Ngampus
Peristiwa horor ini terjadi pada Jumat malam (12/6/2026) sekitar pukul 22.25 Wita, tepatnya di Perumahan Graha Indah, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu.
Malam itu, korban (LA) baru saja tiba di rumahnya sepulang dari kegiatan kampus. Saat ia sedang santai memarkirkan sepeda motornya, tiba-tiba... DOR! Terdengar suara letusan senapan dari arah luar rumah yang disusul dengan rasa sakit luar biasa di bagian kepala korban hingga ia jatuh tersungkur. Pihak keluarga yang panik langsung melarikan LA ke rumah sakit.
Dibekuk Kurang dari 24 Jam, Pelaku Denial!
Mendapat laporan dari ayah korban, Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu dan Tim Jatanras Polresta Samarinda langsung bergerak cepat mengamankan bukti rekaman CCTV. Nggak butuh waktu lama, kurang dari 1x24 jam, MZ berhasil diringkus di persembunyiannya di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, pada Sabtu (13/6) dini hari.
Lucunya, saat diinterogasi, pelaku sempat denial dan ngaku kalau LA itu masih berstatus pacarnya. Padahal, dari keterangan korban, mereka jelas-jelas sudah putus!
Alasan Putus: Mau Fokus Kuliah, Eh Malah Disantroni Pakai Senapan!
Panit I Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Ipda Erry Irawan, membongkar motif di balik aksi brutal ini. Usut punya usut, LA meminta putus karena ingin fokus pada pendidikannya. Namun, sang cowok menolak keras dan merasa sakit hati karena diduga ada kata-kata korban yang menyinggung egonya.
Bukannya instrospeksi diri, MZ malah menyusun rencana pembunuhan! Ia meminjam senapan angin milik temannya dengan alibi "mau pergi berburu". Fakta mengerikannya: Yang diburu ternyata bukan hewan, melainkan nyawa mantan pacarnya sendiri!
MZ sengaja mengintai dari semak-semak yang posisinya lebih tinggi di depan rumah korban. Ini membuktikan bahwa tindakannya bukan spontanitas, melainkan sudah masuk unsur perencanaan dan kesengajaan.
Korban Selamat, Pelaku Siap-Siap Mendekam di Penjara
Beruntungnya, keajaiban masih memihak LA. Kondisinya kini dilaporkan telah berangsur pulih karena peluru senapan angin tersebut tidak sampai bersarang dalam di kepalanya.
Sementara itu, MZ kini harus membayar mahal egonya yang kelewat batas. Ia resmi ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 466 KUHP dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang penganiayaan berat. Karier dan masa depannya tamat di balik jeruji besi.
Baca juga: Mahasiswa UIN Semester 7 Gadaikan 40 Motor Teman, Raup Rp 135 Juta Untuk Foya-foya dan MiChat
Komentar
0

