Zona Mahasiswa - Sobat Zona, dunia kampus kita sepertinya belum kehabisan stok oknum pendidik bermasalah. Baru-baru ini, media sosial (terutama Instagram) kembali dibuat panas dengan beredarnya tangkapan layar (screenshot) berisi pesan teks vulgar yang diduga dikirimkan oleh seorang dosen kepada mahasiswinya.
Kali ini, badai skandal tersebut menerjang Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Setelah desakan publik dan mahasiswa menguat, sang oknum dosen akhirnya dipanggil oleh pimpinan fakultas dan mengakui perbuatannya! Yuk, kita bedah kelanjutan kasus yang bikin darah mendidih ini.
Viral di Instagram, Berujung Pengakuan di Depan Dekan
Kasus ini mencuat murni karena keberanian korban yang memviralkan bukti chat mesum tersebut ke publik. Bergerak cepat menanggapi keresahan mahasiswa, Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) dan Senat Mahasiswa (SEMA) FUHUM langsung menggelar audiensi dengan pihak birokrasi fakultas pada Rabu (6/5/2026) lalu.
Ketua DEMA FUHUM UIN Semarang, Nur Yusril Muhammad Isnain, menyampaikan kabar melegakan sekaligus bikin geram. Dosen terduga pelaku telah dihadapkan langsung dengan Dekan dan mengakui perbuatannya.
"Yang bersangkutan telah mengonfirmasi di hadapan dekan bahwa ciri-ciri dan informasi yang beredar melalui akun Instagram tersebut benar merujuk kepada dirinya," ungkap Yusril, Jumat (8/5/2026).
Artinya, bukti yang tersebar di media sosial itu valid dan bukan fitnah atau rekayasa!
Sanksi Tertunda: Alasan Klasik Sedang 'Cuti'
Meski pelaku sudah secara jantan (atau lebih tepatnya karena terpojok) mengakui perbuatannya, langkah penindakan formal dari kampus justru mandek. Alasannya sungguh bikin dahi berkerut: Kendala Administratif karena Pelaku Sedang Cuti.
Yusril menyebutkan bahwa oknum dosen tersebut kebetulan sedang tidak berada di lingkungan kampus untuk sementara waktu karena ada kegiatan di luar.
"Proses penindakan belum dapat dilakukan karena yang bersangkutan sedang menjalani izin cuti untuk kegiatan di luar kampus," jelas Yusril.
Pihak fakultas berdalih baru akan melanjutkan proses pemeriksaan segera setelah masa cuti pengajar tersebut berakhir. Hal ini tentu saja memancing pertanyaan publik: Apakah kasus pelecehan seksual bisa dijeda begitu saja seperti film di Netflix?
Korban Lebih dari Satu, PSGA Turun Tangan!
Sobat Zona, ibarat fenomena gunung es, ternyata korban dari dosen mesum ini diduga tidak hanya satu orang. Merespons serius masalah ini, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo telah membentuk tim investigasi khusus untuk menelusuri seluruh laporan yang masuk.
DEMA FUHUM juga berjanji tidak akan melepas pandangan dari kasus ini.
"Intinya DEMA FUHUM akan berkomitmen... untuk memutus rantai kekerasan seksual dan mengawal isu-isu kekerasan seksual yang sudah terjadi hingga tuntas," tegas Yusril.
Cuti Bukan Alasan Tunda Sanksi!
Sobat Zona, kita harus mengawal kasus di UIN Walisongo ini sampai oknum tersebut benar-benar mendapat ganjaran setimpal dari pihak universitas. Ada beberapa catatan kritis dari redaksi:
- Kejahatan Tidak Kenal Cuti: Birokrasi kampus tidak seharusnya menunda penindakan hanya karena pelaku sedang cuti. Rektorat punya wewenang penuh untuk memanggil paksa atau langsung menonaktifkan status kepegawaian sementara hingga proses sidang etik selesai.
- Sanksi Harus Tegas (Pemecatan): Pelecehan seksual verbal dan elektronik (KSBE) adalah pelanggaran berat dalam Permendikbudristek No. 55 Tahun 2024 maupun pedoman Kementerian Agama. Sanksi administratif terberat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (Pemecatan) adalah langkah paling masuk akal untuk membersihkan kampus dari predator.
- Lindungi Identitas Korban: Tim investigasi PSGA wajib memastikan seluruh mahasiswi yang melapor mendapatkan jaminan keamanan, anonimitas, dan pendampingan psikologis agar tidak ada intimidasi akademik dari pihak mana pun.
Terus kawal kasusnya! Jangan biarkan pelaku kembali mengajar di kelas seolah tidak pernah terjadi apa-apa setelah cutinya selesai.
Baca juga: Viral! Kasus Pelecehan Seksual Dosen Unpad, Korban Mahasiswa Asing: Diminta Foto Pakai Bikini
Komentar
0

