Berita

Kericuhan Demo Tolak Kenaikan BBM Sebabkan Mahasiswa di Malang Terbakar

Nisrina Salsabila 06 September 2022 | 09:36:40

zonamahasiswa.id - Aksi demo tolak kenaikan BBM terjadi di beberapa kota besar di Indonesia, salah satunya Kota Malang. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar demo menolak kenaikan BBM.

Baca Juga: Viral Video Orasi Mahasiswa UNG, Hina Jokowi hingga Diciduk Polisi

Demo Mahasiswa

Melansir Tempo, aksi tersebut dilakukan massa di depan gedung DPRD Kota Malang. Dalam aksinya, Muhammad Ariz Pratama selaku koordinator menilai pemerintah telah mengelabuhi rakyat. Ia menyebut Presiden Jokowi memberikan pengumuman soal kenaikan harga BBM secara mendadak. 

"Awalnya 31 Agustus, Presiden menyampaikan belum ada keputusan menaikkan harga BBM. Tiba-tiba tanggal 3 September subsidi BBM dicabut. Harga BBM naik," kata Ariz (9/6).

Massa pun menuntut Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Energi Sumber Daya Alam (ESDM) dicopot dari jabatannya. Keduanya dinilai bertanggungjawab atas terjadinya kenaikan harga BBM saat ini.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika saat bertemu massa mengatakan kelima fraksi sepakat menolak kenaikan harga BBM. Salah satu perwakilan fraksi juga kedapatan menemui massa.

"Aspirasi adik-adik kami terima akan diteruskan ke masing-masing pimpinan partai," tuturnya.

Aksi unjuk rasa itu berlangsung selama tiga jam lamanya. Massa mulai membubarkan diri setelah ditemui oleh pimpinan DPRD Kota Malang. Namun nahasnya, aksi tersebut turut diwarnai dengan tragedi.

Diketahui, seorang mahasiswa turut terbakar saat membakar ban dalam aksinya. Api pun menyambar dengan cepat hingga membakar badan mahasiswa. Beruntung, korban hanya mengalami luka bakar ringan.

Sementara, petugas medis dari Kedokteran Kesehatan Kepolisian Resor Kota Malang memberikan pertolongan pertama kepada mahasiswa. Selain itu, aksi saling dorong juga tak terhindarkan antara petugas kepolisian dengan massa.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan kenaikan BBM dari yang subsidi maupun non-subsidi pada Sabtu (3/9). Harga subsidi Pertalite naik dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10 ribu per liternya.

Kemudian, harga solar sebelumnya Rp5.150 per liter menjadi Ro6.800 per liter. Sementara, BBM non subsidi Pertamax mengalami kenaikan dari Rp12.500 menjadi Rp14.500.

Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM tak terjadi di Kota Malang saja, melainkan juga di Jakarta dengan menggelar demo besar-besaran yang diikuti mahasiswa. Kabarnya, mereka akan kembali menggelar demo di depan gedung DPR RI.

Kericuhan Demo Tolak Kenaikan BBM Sebabkan Mahasiswa di Malang Terbakar

Itulah ulasan mengenai kericuhan yang terjadi dalam aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM di Kota Malang hingga sebabkan seorang mahasiswa terbakar akibat membakar ban.

Semoga ulasan ini bermanfaat bagi Sobat Zona. Jangan lupa untuk terus mengikuti berita seputar mahasiswa dan dunia perkuliahan, serta aktifkan selalu notifikasinya.

Baca Juga: Parah! Oknum Polisi Suruh Jurnalis Wanita Ngomong Sama Pohon

Share:
Tautan berhasil tersalin

Komentar

0

0/150