Zona Mahasiswa - Mendapatkan tanda tangan persetujuan (ACC) dari Dosen Pembimbing untuk maju ke sidang skripsi adalah impian semua mahasiswa tingkat akhir. Bayangkan, setelah berminggu-minggu menunggu, tiba-tiba draf skripsi Anda dikembalikan dengan status "Lanjut Sidang" tanpa ada coretan tinta merah sedikit pun.
Reaksi pertama pasti euforia. Anda merasa lega, bangga, dan mungkin berpikir bahwa skripsi Anda memang sudah sempurna. Anda pun segera mendaftar sidang dan merayakan "kemenangan" kecil ini.
Namun, berhati-hatilah. Dalam dunia akademis, ACC tanpa revisi terutama jika draf belum pernah diperiksa secara mendalam sebelumnya sering kali bukan pertanda baik. Itu bisa jadi sebuah "jebakan manis" yang justru akan mencelakakan Anda di ruang sidang nanti.
Baca juga: Guru Besar UIN Palopo Diduga Cabuli Mahasiswi Saat Pingsan, Kampus Gercep Nonaktifkan!
Mengapa Anda harus waspada jika Dospem terlalu mudah memberikan ACC? Berikut adalah alasan logis dan langkah antisipasinya.
1. Indikasi Dosen Tidak Membaca Menyeluruh
Dosen adalah manusia yang memiliki kesibukan luar biasa. Ada kalanya mereka sedang dikejar tenggat waktu proyek penelitian, sibuk mengajar, atau memiliki urusan administratif yang menumpuk.
Ketika Dospem memberikan ACC tanpa revisi sama sekali, ada kemungkinan besar beliau hanya membaca sekilas (skimming) atau bahkan hanya melihat bab awal dan akhir saja. Beliau mungkin berasumsi tulisan Anda sudah "cukup baik" atau sekadar ingin mengurangi beban bimbingan di semester tersebut.
Bahayanya adalah, kesalahan fatal dalam metodologi, inkonsistensi data, atau cacat logika dalam pembahasan menjadi tidak terdeteksi.
2. "Dibantai" oleh Dosen Penguji
Ingatlah prinsip ini: Dosen Pembimbing adalah filter pertama, Dosen Penguji adalah filter terakhir.
Jika filter pertama (Pembimbing) lolos begitu saja, maka segala kotoran atau kesalahan dalam skripsi Anda akan langsung berhadapan dengan filter terakhir (Penguji). Dosen Penguji biasanya memiliki mata yang lebih jeli dan kritis karena tugas mereka memang mencari celah untuk menguji kelayakan sarjana Anda.
Bayangkan betapa malunya Anda saat sidang, Penguji menemukan kesalahan elementer seperti rumus yang salah atau kutipan yang tidak ada di daftar pustaka, padahal skripsi tersebut sudah ditandatangani oleh Pembimbing. Di momen ini, Pembimbing sering kali tidak bisa banyak membela karena kesalahan tersebut memang fatal dan terlewatkan.
3. Revisi Pasca-Sidang yang Menumpuk
ACC tanpa revisi sebelum sidang sering kali berujung pada revisi total setelah sidang.
Lebih baik "berdarah-darah" saat bimbingan—dicoret sana-sini, disuruh ganti teori, atau rombak data—daripada harus merombak skripsi setelah sidang. Revisi pasca-sidang memiliki tekanan mental yang lebih berat karena Anda diburu waktu yudisium dan wisuda. Jika revisinya terlalu banyak (Mayor), bukan tidak mungkin Anda harus menunda kelulusan atau bahkan sidang ulang.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Di-ACC Tanpa Revisi?
Jangan hanya diam dan bersyukur. Lakukan langkah taktis berikut untuk menyelamatkan diri Anda:
- Validasi Ulang (Self-Correction): Jangan percaya diri berlebihan. Baca ulang skripsi Anda dari halaman pertama sampai terakhir. Cek typo, cek sinkronisasi antara Bab 1 (Rumusan Masalah) dan Bab 4 (Pembahasan), serta pastikan semua kutipan ada sumbernya.
- Minta Teman yang Kritis Membaca: Tukar draf skripsi dengan teman seperjuangan yang pintar atau kritis. Minta mereka mencari kesalahan sekecil apa pun. Mata orang lain biasanya lebih jeli melihat kesalahan yang tidak kita sadari.
- Pancing Dosen Pembimbing: Saat beliau bilang "Oke, ACC", cobalah bertanya dengan sopan untuk memancing diskusi.
- "Terima kasih Pak/Bu. Namun, apakah ada bagian krusial yang menurut Bapak/Ibu masih lemah dan perlu saya antisipasi pertanyaannya saat sidang nanti?"
- Pertanyaan ini menunjukkan kedewasaan berpikir dan memaksa dosen untuk memberikan clue kelemahan skripsi Anda.
Kesimpulan
ACC hanyalah tiket masuk ke arena pertarungan, bukan piala kemenangan.
Dosen Pembimbing yang "killer" dan banyak merevisi sebenarnya sedang menyelamatkan wajah Anda di hadapan Penguji. Sebaliknya, ACC yang terlalu mudah sering kali menyimpan potensi bahaya. Tetaplah waspada, teliti kembali pekerjaan Anda, dan persiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi sidang.
Komentar
0

