Zona Mahasiswa - Kata "Don't" (Don't do that, Don't go, Don't speak) adalah cara paling dasar untuk melarang seseorang. Tapi tahukah kamu? Kalau dipakai terus-terusan, kata "Don't" bisa terdengar terlalu direct (langsung), kaku, atau bahkan kasar seperti orang tua yang sedang memarahi anak kecil.
Mahasiswa atau profesional harus punya vocabulary yang lebih variatif. Kadang kamu perlu melarang dengan sopan (ke Dosen/Bos), atau melarang dengan santai (ke Teman).
Biar Bahasa Inggris kamu nggak terdengar kaku kayak robot, ini dia cara bilang "Jangan" tanpa menggunakan kata "Don't"!
1. Versi Lebih Sopan & Profesional (Polite & Formal)
Gunakan frasa ini saat bicara dengan Dosen, Atasan, atau di dalam Email resmi. Tujuannya memberikan saran untuk tidak melakukan sesuatu tanpa menyinggung perasaan.
|
Frasa Alternatif |
Contoh Kalimat |
Nuansa |
|
"You might want to avoid..." |
"You might want to avoid using Wikipedia as your main source." (Kamu sebaiknya menghindari pakai Wikipedia...) |
Memberi saran halus, seolah-olah keputusan tetap di tangan mereka. |
|
"I would advise against..." |
"I would advise against submitting the assignment late." (Saya sarankan untuk tidak mengumpulkan tugas terlambat.) |
Sangat profesional. Menunjukkan kamu peduli pada konsekuensinya. |
|
"Please refrain from..." |
"Please refrain from using mobile phones during the exam." (Mohon untuk tidak menggunakan HP...) |
Sangat formal. Sering dipakai di peraturan tertulis atau pengumuman. |
|
"It is best not to..." |
"It is best not to mention that topic in the meeting." (Sebaiknya tidak membahas topik itu...) |
Menyarankan langkah terbaik demi kebaikan bersama. |
2. Versi Santai & Gaul (Casual & Slang) 😎
Pakai ini kalau lagi nongkrong sama bestie atau teman sekelas. Lebih luwes dan terdengar natural.
|
Frasa Alternatif |
Contoh Kalimat |
Nuansa |
|
"Better not..." |
"Go to his house now? Hmm, better not." (Ke rumahnya sekarang? Hmm, mending jangan deh.) |
Singkat, padat, jelas. Jawaban cepat untuk ajakan. |
|
"Stop [Verb-ing]..." |
"Stop complaining! Let's just do it." (Berhenti ngeluh! Kerjain aja yuk.) |
Pengganti "Don't complain". Lebih tegas tapi akrab. |
|
"No need to..." |
"No need to shout, I can hear you." (Gak usah teriak, aku denger kok.) |
Artinya "Gak usah". Digunakan saat seseorang melakukan hal yang berlebihan. |
|
"Give it a rest..." |
"You've been talking about her all day. Give it a rest!" (Udahan dong/Jangan bahas itu terus!) |
Idiom. Biasanya dipakai saat temanmu membahas hal yang sama berulang-ulang sampai membosankan. |
3. Versi Tanda Peringatan (Signs & Rules) ⚠️
Kalau kamu perhatikan rambu-rambu di luar negeri, jarang ada tulisan "Don't Park Here". Mereka pakai struktur ini:
- No [Gerund / V-ing]:
- No Smoking (Dilarang Merokok / Don't Smoke).
- No Littering (Dilarang Buang Sampah / Don't Litter).
- No Parking (Dilarang Parkir).
- [Noun] is Prohibited/Forbidden:
- Photography is prohibited (Dilarang memotret).
4. Trik Psikologi: Ubah Jadi Kalimat Positif 🧠
Ini trik paling cerdas. Daripada melarang (negatif), lebih baik menyuruh melakukan kebalikannya (positif). Ini terdengar jauh lebih enak didengar dan memotivasi.
- ❌ Don't be late! (Jangan telat!)
- ✅ Please be on time. (Tolong tepat waktu).
- ❌ Don't forget to email me. (Jangan lupa email aku).
- ✅ Please remember to email me. (Tolong ingat untuk email aku).
- ❌ Don't make noise. (Jangan berisik).
- ✅ Please keep quiet. (Tolong tenang).
Kesimpulan:
Kata "Don't" itu nggak salah, tapi kalau kamu mau level up kemampuan speaking kamu, mulailah gunakan variasi di atas.
- Ke Dosen? Pakai "I advise against..."
- Ke Teman? Pakai "Better not..."
- Mau terdengar positif? Ganti "Don't forget" jadi "Please remember".
Practice makes perfect! Coba pakai salah satu frasa ini hari ini!
Baca juga: Pemuda Garut Diamuk Keluarga Kades Gara-gara Kritik Jalan Rusak: "Mau Tenar Kamu?"
Komentar
0

