Berita

Sayembara Rp 250 Juta Buat yang Berhasil Tangkap “Taufik Hidayat” Buronan Kasus Penyekapan & Penyiksaan di Cileunyi!

Muhammad Fatich Nur Fadli 23 Juni 2026 | 16:47:49

Zona MahasiswaSobat Zona, siap-siap naik darah! Kasus kriminal berkedok hubungan asmara kembali bikin publik murka. Gimana nggak? Seorang perempuan bernama Yuvita Tri Rezeki harus rela kehilangan 3 tahun masa hidupnya karena disekap dan disiksa habis-habisan oleh kekasihnya sendiri, pria berinisial TH alias Taufik Hidayat (30), di sebuah kamar kos daerah Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Saking parahnya dan meresahkannya kasus ini, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sampai turun gunung dan mengumumkan sayembara resmi bernilai ratusan juta rupiah! Yuk, kita bedah kronologi kasusnya dan catat baik-baik ciri-ciri pelakunya!

Baca juga: Jangan Buka SPSS Kalau Belum Paham Istilah Ini! Ini Kamus Dasar Olah Data Buat Pejuang Skripsi

Sayembara Rp250 Juta dari Kang Dedi Mulyadi

Buat kalian yang punya skill intel atau kebetulan papasan sama terduga pelaku di jalan, ini saatnya beraksi! Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi menjanjikan hadiah uang tunai sebesar Rp250 juta bagi siapa saja yang berhasil menemukan atau memberikan informasi akurat soal keberadaan si buronan kepada aparat.

"Kepada seluruh warga, mari kita sama-sama membantu mencarinya. Siapa pun yang mengetahui keberadaannya, segera informasikan kepada aparat agar yang bersangkutan dapat segera ditangkap," tegas Dedi Mulyadi.

Menurutnya, power of netizen dan keterlibatan masyarakat itu penting banget buat mempercepat proses penegakan hukum dan memberikan keadilan seutuhnya bagi korban.

Hafalkan Ciri-Ciri "Monster" Berkedok Pacar Ini!

Biar aparat makin gampang ngeringkus si pelaku yang kini berstatus buron, ciri-ciri spesifik Taufik Hidayat sudah disebar ke publik. Coba Sobat Zona perhatiin baik-baik daftar di bawah ini:

  • Alis Kiri Bergaris (Paling Menonjol): Terdapat guratan atau garis putus vertikal yang jelas di bagian tengah sampai ujung alis kiri (bisa jadi bekas luka atau emang gaya cukurannya).
  • Bentuk Wajah: Oval dengan dagu lumayan tegas, tapi tulang pipinya nggak terlalu menonjol.
  • Gaya Rambut: Potongan undercut (tipis di samping). Rambut atasnya berwarna hitam, dibiarkan agak panjang dan biasanya jatuh ke sisi kanan wajah.
  • Mata: Memiliki kelopak mata ganda (double eyelid) yang tegas dengan sorotan mata lurus.
  • Hidung: Proporsional dan lurus, tapi cuping hidung bawahnya agak lebar.
  • Bibir: Berukuran sedang, di mana bibir bawah lebih tebal dari yang atas. Warnanya cenderung agak gelap.
  • Telinga: Bentuk telinga agak lebar dan mencuat ke samping (prominent ears).
  • Warna Kulit: Sawo matang khas Indonesia.

Kondisi Miris Korban: Sempat Bohong Karena Trauma Berat

Sobat Zona, kondisi Yuvita bener-bener bikin hati teriris. Tiga tahun disekap oleh pacarnya sendiri, ia mengalami serangkaian luka berat yang super fatal, di antaranya:

  • Tidak bisa melihat secara normal.
  • Bibir sumbing akibat luka fisik.
  • Sulit berbicara dan tidak bisa berjalan sama sekali.

Kakak korban, Melanie Silviani, menceritakan bahwa adiknya kini dirawat intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung sejak keluarga melapor ke Polda Jabar pada Jumat (12/6/2026) lalu. Tragisnya, saat ini dokter masih harus fokus membersihkan cairan nanah dari kepala dan wajah korban akibat infeksi.

"Nunggu itu (nanah) keluar dulu semua, baru operasi lanjutan untuk memperbaiki struktur wajah yang hancur," ungkap Melanie pilu.

Saking parahnya trauma mental yang dialami, Yuvita awalnya sampai nggak berani jujur! Saat ditanya dokter mengenai lukanya, ia malah menangis dan mengaku jatuh dari kamar mandi. Baru setelah agak lama, ia akhirnya berani jujur kalau ia disiksa. Dan tahu apa kata pertama yang keluar dari mulutnya saat mulai bisa berkomunikasi meski suaranya belum jelas? Dia malah meminta maaf. Nyesek banget kan?!

Polda Jabar: "Sampai ke Mana pun Akan Kita Kejar!"

Merespons kondisi korban, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan pada hari ini, Selasa (23/6/2026), menyatakan bahwa pihaknya tengah menjadwalkan pengambilan keterangan dari Yuvita lantaran kondisinya dilaporkan mulai membaik.

"Tentunya kami tetap memerhatikan psikologis yang trauma besar, beliau korban dan ini harus kita jaga, jangan sampai pertanyaan-pertanyaan tersebut mengganggu psikologisnya nanti berakibat kepada pengobatan," jelas Irjen Pol Rudi. Beliau juga memastikan bahwa keterangan dari Yuvita akan sangat membantu kelanjutan proses hukum.

Soal pelaku yang masih bebas berkeliaran, Kapolda Jabar memberikan statement tegas: "Kami tidak menyampaikan secara teknis, yang pasti sampai ke mana pun pelaku itu kita akan kejar!"

 

Baca juga: Jangan sampai Ketuker! Kosakata Unik Ini Ada di Judul Penelitian Kuantitatif & Kualitatif

Share:
Tautan berhasil tersalin

Komentar

0

0/150