Berita

Mimpi Buruk Para Pejabat! Tradisi Ekstrem Hukuman Celup Sungai bagi Pejabat yang Nggak Guna di Italia

Muhammad Fatich Nur Fadli 30 Mei 2026 | 16:19:09

Zona MahasiswaPernahkah kamu membayangkan sebuah tempat di mana keputusan konyol dan tidak kompeten dari seorang pejabat dibayar kontan dengan rasa malu di depan ribuan rakyatnya? Di balik keindahan arsitektur kota Trento, Italia, tersimpan sebuah tradisi satir yang menjadi mimpi buruk bagi para politikus yang tidak becus bekerja. Tradisi unik yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun ini bernama “La Tonca”.

Setiap tahunnya, politikus atau pejabat lokal yang dianggap membuat keputusan terbodoh, paling memalukan, atau tidak berguna bagi masyarakat akan "diadili" di jalanan. Mereka akan dimasukkan ke dalam sebuah sangkar besi, lalu dicelupkan ke dalam air Sungai Adige yang dingin sebagai tontonan warga

Baca juga: Bentrok Berdarah Teknik vs Pertanian USK Berujung Sabetan Celurit & Pembakaran Gedung!

Meski terlihat ekstrem, tradisi ini sebenarnya adalah simbol peradilan sosial dan kritik tajam masyarakat yang dibalut dalam festival lokal. Sebuah pesan bahwa suara rakyat adalah pengadilan tertinggi bagi mereka yang duduk di kursi kekuasaan.

Apa Itu La Tonca?

La Tonca bukan sekadar festival biasa. Ini adalah sebuah bentuk peradilan sosial dan kritik tajam masyarakat yang dibalut dalam perayaan lokal. Setiap tahunnya, politikus atau pejabat lokal yang dianggap membuat keputusan terbodoh, paling memalukan, atau dianggap tidak berguna bagi masyarakat akan menjadi "bintang utama" dalam prosesi ini.

"La Tonca adalah cerminan bahwa kekuasaan tidak selamanya di atas angin. Ada harga yang harus dibayar jika amanah yang diberikan disia-siakan."

Prosesi "Hukuman" yang Menegangkan

Prosesinya tidak main-main. Pejabat yang terpilih melalui suara masyarakat ini akan menjalani rangkaian "sidang" di jalanan. Puncaknya, mereka akan dimasukkan ke dalam sebuah sangkar besi.

Setelah dikurung, sangkar tersebut akan diarak dan digantung di atas Sungai Adige. Tanpa ampun, pejabat tersebut kemudian akan dicelupkan ke dalam air sungai yang dingin sebagai tontonan warga. Bayangkan rasa dingin dan malu yang bercampur menjadi satu di depan ribuan mata rakyat yang selama ini mereka wakili.

Mengapa Tradisi Ini Tetap Hidup?

Meskipun terlihat ekstrem, La Tonca tetap lestari karena memiliki pesan moral yang sangat kuat. Tradisi ini menjadi pengingat bagi mereka yang duduk di kursi kekuasaan bahwa:

  • Suara rakyat adalah pengadilan tertinggi.
  • Jabatan bukanlah perisai untuk bertindak sewenang-wenang.
  • Kritik bisa disampaikan dengan cara yang kreatif, berani, dan tak terlupakan.

La Tonca bukan sekadar acara mencelupkan orang ke sungai, melainkan sebuah pesan simbolis bahwa tidak ada pemimpin yang kebal hukum atau kebal kritik. Di Trento, rakyat benar-benar memegang kendali untuk "mendinginkan kepala" para pejabat yang dianggap tidak becus bekerja.

 

Baca juga: Predator Berkedok Pembina Pramuka! Mahasiswa PTN Surabaya Setubuhi Siswi SMP 10 Kali di Area Sekolah

Share:
Tautan berhasil tersalin

Komentar

0

0/150