Berita

Cucu Mendiang Bos Samsung 'Puasa' HP 3 Tahun Demi Bisa Tembus Kampus Top Korsel

Muhammad Fatich Nur Fadli 13 Februari 2026 | 17:39:56

Zona Mahasiswa - Sobat Zona, coba bayangkan hidup tanpa smartphone sehari saja. Pasti tangan gemetar, cemas (FOMO), dan merasa terputus dari dunia, kan? Nah, sekarang bayangkan hidup tanpa HP selama TIGA TAHUN.

Terdengar mustahil di era digital 2026 ini? Tapi itulah harga mahal yang dibayar oleh Lim Dong-hyun, cucu dari mendiang bos besar Samsung, Lee Kun-hee.

Lahir dengan sendok emas alias Crazy Rich Asian di dunia nyata, Dong-hyun tidak lantas ongkang-ongkang kaki. Demi menembus Seoul National University (SNU) kampus nomor satu di Korea Selatan yang seleksinya terkenal "berdarah-darah" ia rela membuang privilege digitalnya.

Tanpa Instagram, tanpa TikTok, tanpa game online. Hasilnya? Ia sukses diterima di jurusan Ekonomi SNU, menyusul jejak pamannya, Lee Jae-yong.

Kisah ini bukan cuma soal orang kaya yang pintar, tapi soal Disiplin Gila yang menampar kita semua yang masih suka scroll medsos pas lagi belajar. Yuk, kita bedah rahasia belajar sang pewaris Samsung ini!

The Real Dopamine Detox: 3 Tahun Tanpa Gadget

Mengutip laporan dari The Korea Times (11/2/2026), kisah inspiratif ini terungkap saat Dong-hyun menjadi pembicara tamu di sebuah lembaga bimbingan belajar elite di kawasan Daechi-dong, Seoul.

Dong-hyun menceritakan bahwa keputusan terberatnya bukanlah belajar matematika yang rumit, melainkan Mengendalikan Diri.

Sebagai persiapan menghadapi CSAT (Korean College Scholastic Ability Test)—semacam UTBK-SNBT kalau di Indonesia tapi level dewa—Dong-hyun memutuskan untuk tidak menggunakan smartphone sama sekali selama masa SMA.

"Ini menantang, tetapi saya dapat mengatakan dengan yakin bahwa hal itu sangat meningkatkan fokus dan membantu siswa sepenuhnya membenamkan diri dalam proses belajar," ujarnya mantap.

Bayangkan, Sobat Zona. Dia punya akses ke gadget termahal keluaran Samsung sekalipun, tapi dia memilih hp "bodoh" atau bahkan tanpa hp demi menjaga fokus. Dia paham bahwa notifikasi adalah musuh terbesar konsentrasi.

Strategi Belajar Ala Cucu Konglomerat

Selain puasa gadget, Dong-hyun membagikan tips belajar teknis yang sangat insightful dan bisa kita terapkan buat persiapan UTBK atau ujian semester.

1. Bahasa (Literasi): Hati-Hati Soal Simulasi! Untuk mata pelajaran Bahasa Korea (mirip Literasi Bahasa Indonesia/Inggris), Dong-hyun menekankan pentingnya membaca cermat. Tapi ada satu tips unik: Jangan asal ikut Try Out (Simulasi). Menurutnya, banyak soal simulasi (non-resmi) yang logikanya lemah.

"Paparan terhadap soal yang kurang baik justru dapat membentuk kebiasaan berpikir yang keliru. Hal ini berisiko membuat siswa salah dalam menarik kesimpulan," jelasnya.

Jadi, lebih baik fokus pada soal-soal ujian tahun sebelumnya (Past Papers) yang sudah teruji validitasnya. Kualitas soal > Kuantitas soal.

2. Matematika (Penalaran): Bangun Intuisi Sendiri Untuk Matematika, kuncinya adalah latihan masif untuk membangun intuisi. Tapi jangan cuma hafal rumus. Siswa harus menemukan metode penyelesaiannya sendiri (own solving methods).

"Siswa harus mengembangkan metode penyelesaian mereka sendiri untuk soal-soal penalaran analitis," tambahnya.

Masuk SNU: Kampusnya Para Dewa

Perjuangan 3 tahun tanpa HP itu terbayar lunas. Pada Desember 2025 lalu, Lim Dong-hyun dinyatakan diterima di Departemen Ekonomi Seoul National University (SNU).

Buat yang belum tahu, SNU adalah bagian dari SKY Universities (SNU, Korea University, Yonsei University). Masuk ke sana adalah impian sakral setiap pelajar Korea.

Dong-hyun kini satu almamater dengan pamannya, Lee Jae-yong (Mantan Chairman Samsung), yang masuk SNU 39 tahun lalu di jurusan Sejarah Asia.

Masuknya Dong-hyun ke jurusan Ekonomi juga menjadi sinyal kuat bahwa ia sedang mempersiapkan diri untuk memegang kendali bisnis keluarga di masa depan. Tapi setidaknya, ia masuk lewat jalur tes CSAT yang jujur, bukan jalur "orang dalam".

Privilege vs Grit (Kegigihan)

Sobat Zona, kisah Dong-hyun ini menarik untuk kita bedah dari kacamata kritis anak muda.

1. Privilege Membantu, Tapi Tidak Menjawab Soal Ujian Benar, Dong-hyun punya privilege finansial. Dia mungkin punya guru les terbaik di Daechi-dong. Tapi, saat di ruang ujian CSAT, uang kakeknya tidak bisa membantunya menjawab soal kalkulus atau literasi. Keputusan untuk membuang HP adalah murni Grit (kegigihan) personal. Banyak anak orang kaya yang gagal karena terlena fasilitas, tapi Dong-hyun memilih jalan sunyi.

2. Candu Gadget itu Nyata Kita sering ngeluh "Aduh susah fokus belajar," tapi HP taruh di sebelah buku. Notif bunyi dikit, langsung cek. Akhirnya belajar 5 menit, main HP 1 jam. Dong-hyun membuktikan bahwa Dopamine Detox (puasa gadget) adalah cara paling ampuh buat upgrade otak.

3. Mentalitas "Sultan" yang Sebenarnya Orang kaya beneran (Old Money) seringkali lebih disiplin daripada orang yang "sok kaya". Mereka sadar beban warisan dan ekspektasi yang besar, sehingga mereka menempa diri lebih keras.

Berani Tantang Diri Sendiri?

Kita mungkin bukan cucu bos Samsung. Kita mungkin nggak punya warisan triliunan. Tapi, strategi Dong-hyun bisa kita tiru GRATIS.

Coba tantang diri kalian:

  1. Matikan HP saat belajar: Taruh di ruangan lain. Jangan di meja.
  2. Hapus Aplikasi Toxic: Kalau belum bisa lepas HP total, hapus TikTok/IG/Game selama masa ujian.
  3. Fokus Kualitas: Jangan cuma kerjain 100 soal tapi nggak paham. Kerjain 10 soal tapi bedah sampai ke akar-akarnya.

Kalau cucu konglomerat aja rela menderita demi pendidikan, masa kita yang sedang berjuang merubah nasib malah malas-malasan?

Yuk, Sobat Zona! Matikan HP-mu sekarang, buka bukumu. Masa depanmu sedang menunggumu di halaman berikutnya!

Gimana menurut kalian? Sanggup nggak hidup tanpa HP 3 tahun kayak Dong-hyun? Atau sehari aja udah sakau?

Baca juga: 

Share:
Tautan berhasil tersalin

Komentar

0

0/150