Menu
Pencarian

Sobat Zona 235
1 minggu yang lalu

Inikah yang Namanya Kesuksesan Tapi Dibenci?

Aku ingin meminta pendapat dari teman-teman, yang membaca ini. Tujuanku menulis ini sebagai bentuk intropeksi diri juga, masukan tambahan yang berguna untuk kebaikan diriku. Aku akan sangat berterima kasih kepada yang membalas curhatan ini. 

Sering terdengar bahwa ungkapan dalam satu keluarga biasanya ada satu yang menonjol dari saudara lain. Aku anak terakhir dari 2 bersaudara dan kakakku seorang laki-laki.

Bisa dibilang kalau diriku yang menonjol, dari segi pendidikan, ekonomi, serta pikiran. Orang tua dan lingkungan sekitar juga banyak yang ngomong gitu. Bahkan ibuku lebih tenang dan bangga membicarakan aku di depan tetangga atau teman-temannya. Posisiku di sini bukan untuk membanggakan diri.

Tapi aku memang berusaha untuk bangkit, memperbaiki keadaan dan menyampaikan kondisi nyatanya. Tapi di satu sisi dengan keegoan sebagai seorang laki-laki, kakakku ngerasa kalo aku orang yang belagu karena udah lebih dari dirinya dalam banyak hal.

Bahkan ketika aku marah dengan kondisinya yang cuma rebahan, main sama orang-orang pergaulan yang jelas. Dia banyak memberikan alasan yang bahkan gak masuk akal dan kembali menyalahkan aku.

Katanya, "Jangan mentang-mentang udah bisa bicara kamu ya bisa memperlakukan gue seperti itu! Kamu masih kecil aja gue yang ngerawat!". Dan segudang ocehan yang gak pernah mau menganggap kesuksesan yang udah aku raih.

Jadi gimana ya sikap aku yang benar dan bisa menurunkan egonya dia sebagai kakak laki-laki juga keras kepalanya? Dia pun selalu berbuat yang orang lain pikir aja itu sebagai sebuah kesalahan. Tapi dia selalu menganggap kalo apa yang dia perbuat itu baik dan gak nerima nasihat.

Belum ada tanggapan atas curhatan ini

Curhatan ini belum mendapat tanggapan dari pihak terkait. Jika Anda merupakan pihak terkait atas pernyataan/permohonan/keluhan di atas, silakan menulis tanggapan resmi melalui tautan berikut

5 Komentar
*Komentar sepenuhnya tanggung jawab milik pengguna
Rekomendasi