Berita

Beli iPhone 12 Tak Dapat Charger, Mahasiswa Gugat Apple, Sobat Zona: Nyalinya Gede Juga

Zahrah Thaybah M 29 Oktober 2021 | 09:22:49

zonamahasiswa.id - Sebanyak lima mahasiswa dari Beijing dan Shanghai, Cina, menggugat Apple karena telah merilis iPhone 12 tanpa charger di dalam kemasannya. Mereka menuduh perusahaan teknologi tersebut memiliki motif untuk meraup keuntungan.

Lalu, salah satu mahasiswa bernama Xiaofang, merasa frustasi karena pembelian iPhone 12 Pro Max tidak disertai dengan charger. Lantas, ia pun menunjukkan kabel model USB-C to Lightning tidak kompatibel dengan charger dinding, sebab sebelumnya ada.

Baca Juga: Sekelompok Mahasiswa Ribut di Kantin Kampus, Sobat Zona: Sungguh Membagongkan!

Demi Kepentingan Promosi Produk Apple

Ini Daftar Harga iPhone 12, iPhone 12 Mini, iPhone 12 Pro, dan iPhone 12  Pro Max di Indonesia Halaman all - Kompas.com
Gambar iPhone 12 Pro Max (Foto: Kompas Tekno)

Hal tersebut, mengharuskan pelanggan harus membeli pengisi daya yang kompatibel atau pengisi daya MagSafe charger magnetik nirkabel Apple, jika mereka belum memilikinya. Xiaofang menuduh bahwa Apple menghilangkan charger untuk mempromosikan pengisi daya MagSafe.

“Keputusan Apple untuk tidak memasukkan pengisi daya dimotivasi oleh keuntungan, dan Apple hanya beroperasi dengan kedok menyelamatkan lingkungan,” katanya.

Kemudian, Xiaofang dan rekan-rekannya membawa kasus itu ke Pengadilan Internet Beijing, dan meminta Apple untuk menyediakan charger. Apple juga diminta membayar 100 Yuan (Rp222 ribu) untuk pelanggaran kontrak dan biaya litigasi.

Apple berhenti menyertakan EarPods dan charger mulai 2020 pada iPhone 12, dan memilih hanya menyertakan kabel USB-C to Lightning dalam kemasannya. Menurut Apple, membuang charger dan EarPods seharusnya mengurangi emisi karbon dan melestarikan bahan baku.

Baca Juga: Viral! Mahasiswi Dinikahi Dosennya Sendiri, Sobat Zona: Bismillah Skripsi Lancar

Bertujuan Meraup Keuntungan

It's Official: Apple Is Now a Silicon Company | WIRED
Logo Apple (Foto: WIRED)

Ada beberapa keraguan apakah Apple benar-benar melakukan ini untuk memangkas biaya atau menyelamatkan lingkungan, karena transisi ke 5G juga dapat membuat iPhone lebih mahal.

Menghilangkan charger dan EarPods bisa menjadi cara Apple untuk menghemat, dan memaksa pelanggan membeli aksesori secara terpisah yang bisa meningkatkan keuntungan.

Menanggapi gugatan itu, perwakilan dari Apple berpendapat bahwa sudah umum bagi perusahaan untuk menjual ponsel tanpa pengisi daya.

“Dalam kemasan iPhone 12 memang tidak ada charger,” kata juru bicaranya. 

Sementara itu, kasus ini masih dalam proses pengajuan gugatan dan para mahasiswa tersebut telah mendapatkan banyak dukungan.

Gugatan soal charger ini juga bukan yang pertama terjadi, sebelumnya awal tahun ini regulator Brasil mendenda Apple US$ 2 juta (Rp28 miliar) karena tidak melengkapi charger pada kemasan iPhone 12. Mereka juga menuduh bahwa Apple menyesatkan pelanggan.

Beli iPhone 12 Tak Dapat Charger, Mahasiswa Gugat Apple, Sobat Zona: Nyalinya Gede Juga

Itulah ulasan mengenai lima orang mahasiswa di Cina yang menggugat Apple lantaran tak mendapatkan charger saat membeli iPhone 12 Pro Max. Selain itu, mereka juga menuduh perusahaan tersebut semata-mata demi keuntungan.

Semoga ulasan ini bermanfaat bagi Sobat Zona. Jangan lupa untuk terus mengikuti informasi seputar mahasiswa dan dunia perkuliahan serta aktifkan notifikasinya ya. Sampai jumpa.

Baca Juga: Seorang Warganet Protes ke Kemendikbud Gegara Soal Ujian, Videonya Justru Tuai Pro Kontra

Share:
Tautan berhasil tersalin

Komentar

0

0/150